96 JUSTINIAN I 483-565


96 JUSTINIAN I 483-565

Kaisar Justinian terkenal karena kodifikasi hukum Romawi yang dilaksanakan di masa pemerintahannya. Kode Justinian menyelamatkan karya kreatif Romawi yang genius di bidang jurisprudensi yang selanjutnya jadi dasar perkembangan hukum di banyak negara-negara Eropa. Mungkin, tak ada kode hukum lain yang begitu punya pengaruh berjangka lama atas dunia.
Justinian dilahirkan sekitar tahun 483 di Tauresium yang kini berada di wilayah Yugoslavia. Dia kemenakan Justin I, petani Thracian yang boleh dibilang buta huruf, yang naik jenjang lewat karier militer hingga sampai puncak jadi penguasa Kekaisaran Romawi bagian timur. Justinian yang meski juga berasal dari keluarga petani, peroleh pendidikan baik dan berkat bantuan pamannya maju cepat. Tahun 527, Justin yang tak punya anak mengangkat Justinian jadi pembantu Kaisar mendampinginya. Di ujung tahun itu pula Justin meninggal dunia dan sejak itu hingga kematiannya sendiri tahun 565 Justinian jadi satu-satunya kaisar.
Tahun 476, persis tujuh tahun sebelum Justinian lahir, Kekaisaran Romawi bagian barat sudah keok berantakan akibat gempuran suku Barbar Jerman dan cuma Kekaisaran Romawi sebelah timur yang beribukota Konstantinopel yang tetap tak terjamah. Justinian ditakdirkan merebut kembali wilayah barat kekaisaran dan membangun empirium Romawi dan memang selagi jadi Kaisar sebagian terpokok energinya tertumpah untuk cita-cita ini. Dalam rencana ini dia sebagian berhasil karena dia bisa rebut kembali Italia, Afrika Utara dan sebagian Spanyol dari gangguan orang-orang Barbar.

97 JOHANNES KEPLER 1571-1630


97 JOHANNES KEPLER 1571-1630

Peduli setan dengan planit-planit! Peduli setan dia mau berputar, merosot, tabrakan, terjungkal! Tetapi tidak "peduli setan" buat Johannes Kepler yang lahir tahun 1571 di kota Weil der Stadt, Jerman, penemu hukum pergerakan planit-planit. Penemuan Kepler in cuma dua puluh delapan tahun sesudah penerbitan buku De revolutionibus orbium coelestium, buku besar yang di dalamnya memuat teori Copernicus bahwa planit-planit berputar mengitari mentari dan bukannya mengitari bumi. Kepler belajar di Universitas Tubingen, peroleh gelar sarjana muda tahun 1588 dan gelar sarjana penuh tiga tahun kemudian. Umumnya para ilmuwan saat itu menolak teori "heliocentris" Copernicus; tetapi, ketika Kepler di Tubingen dia dengar hipotesa heliocentris itu dan memperincinya dengan kecerdasan tinggi, akhirnya dia mempercayainya.
Sesudah meninggalkan Tubingen, Kepler menjadi mahaguru selama beberapa tahun di akademi di kota Graz. Sambil mengajar dia tulis buku pertamanya tentang astronomi (1596). Kendati teori yang diajukan Kepler di buku itu ternyata sepenuhnya meleset, buku itu dengan jernih menunjukkan kemampuan matematika Kepler dan kemurnian pikirannya, sehingga ahli astronomi besar Tycho Brahe mengundangnya jadi asistennya di peneropong bintangnya di dekat Praha.

98 PABLO PICASSO 1881-1973


98 PABLO PICASSO 1881-1973

Pelukis senantiasa bergumul dengan pertanyaan umum apa sebetulnya maksud serta tujuan seni itu. Buat apa sih? Apa tanpa seni orang lantas jadi bangkai? Atau ompong? Tetapi sejak penemuan fotografi, masalahnya jadi lebih jelas dan lebih urgen. Jelasnya, tujuan pelukis bukan sekedar menjiplak pemandangan alam. Sepintar-pintar pelukis seperti apa pun tidak bakalan bisa menandingi potret, baik bagusnya maupun murahnya. Karena itu, lebih dari seabad serentetan percobaan sudah dirintis orang untuk menegaskan fungsi dan daya jangkau sesuatu lukisan. Dalam gerakan ini, orang yang paling berani, paling inovatif, yang melepaskan diri jauh-jauh dari semata-mata seni yang biasa-biasa itu, dan yang dengan sendirinya paling berpengaruh, adalah Pablo Picasso.
Gaya seni Picasso dikagumi karena imaginasinya, vitalitasnya dan kepekaannya terhadap dunia luar. Picasso merupakan tokoh sentral dalam perkembangan "Kubisme," dan dia juga ternama karena kebrilianan otak serta kemampuan tekniknya. Umumnya dia diakui selaku tokoh utama dalam seni modern dan salah seorang yang paling suka kepada hal-hal baru dari semua seniman di sepanjang jaman.

99. MAHAVIRA (599 SM - 527 SM)


99. MAHAVIRA (599 SM - 527 SM)

Mahavira (yang artinya "pahlawan besar") adalah nama yang biasa digunakan kaum Jain untuk Vardhamana, tokoh utama pengembang agama mereka.
Vardhamana dilahirkan sekitar tahun 599 SM di India sebelah timur laut, di daerah yang sama dengan Gautama Buddha dilahirkan walaupun segenerasi lebih dulu. Anehnya, peri kehidupan kedua orang itu banyak persamaannya yang menarik. Vardhamana anak terkecil seorang pemuka, dan seperti juga Gautama dibesarkan dalam gelimang kemewahan. Di umur tiga puluh tahun, dia jauhkan kekayaan, familinya (dia punya istri dan seorang anak perempuan), meninggalkan lingkungannya yang nyaman, dan memutuskan mencari kebenaran dan kepuasan spirituil.
Vardhamana menjadi pendeta aliran disiplin Parsvanatha yang meski kecil namun teramat keras aturannya. Selama dua belas tahun dia melaksanakan meditasi dan renung diri, dan selama itu melaksanakan batasan-batasan moral serta hidup dalam kemiskin-papaan. Kerap puasa, tak punya milik pribadi dalam bentuk apa pun, tidak sebuah cangkir atau pun piring untuk meneguk air dan mengumpulkan sesuap nasi pemberian orang. Meskipun mulanya ada dia berbaju, tetapi kemudian dicampakkannya dan berjalan kian kemari dalam keadaan tubuh sepenuhnya telanjang bulat. Dia biarkan serangga merayapi badannya dan tak diusirnya walau binatang itu menggigit kulitnya. India itu tempatnya orang-orang suci berkeliaran kian kemari, masuk kampung keluar kampung, melompati got dan selokan, jauh lebih banyak dari sebangsanya di Barat. Walau penampilan dan tingkah laku Mahavira sering-sering menimbulkan godaan orang, cercaan, hinaan dan gamparan, toh kesemuanya itu ditelan dan diendapnya belaka tanpa balasan.

100 NIELS BOHR 1885-1962


100 NIELS BOHR 1885-1962

Babi, kodok, trenggiling, manusia, semuanya punya bapak, resmi atau tidak resmi. Begitu juga teori struktur atom pun punya bapak. Dia itu Niels Henrik David Bohr yang lahir tahun 1885 di Kopenhagen. Di tahun 1911 dia raih gelar doktor fisika dari Universitas Copenhagen. Tak lama sesudah itu dia pergi ke Cambridge, Inggris. Di situ dia belajar di bawah asuhan J.J. Thompson, ilmuwan kenamaan yang menemukan elektron. Hanya dalam beberapa bulan sesudah itu Bohr pindah lagi ke Manchester, belajar pada Ernest Rutherford yang beberapa tahun sebelumnya menemukan nucleus (bagian inti) atom. Adalah Rutherford ini yang menegaskan (berbeda dengan pendapat-pendapat sebelumnya) bahwa atom umumnya kosong, dengan bagian pokok yang berat pada tengahnya dan elektron di bagian luarnya. Tak lama sesudah itu Bohr segera mengembangkan teorinya sendiri yang baru serta radikal tentang struktur atom.
Kertas kerja Bohr yang bagaikan membuai sejarah "On the Constitution of Atoms and Molecules," diterbitkan dalam Philosophical Magazine tahun 1933.
Teori Bohr memperkenalkan atom sebagai sejenis miniatur planit mengitari matahari, dengan elektron-elektron mengelilingi orbitnya sekitar bagian pokok, tetapi dengan perbedaan yang sangat penting: bilamana hukum-hukum fisika klasik mengatakan tentang perputaran orbit dalam segala ukuran, Bohr membuktikan bahwa elektron-elektron dalam sebuah atom hanya dapat berputar dalam orbitnya dalam ukuran spesifik tertentu. Atau dalam kalimat rumusan lain: elektron-elektron yang mengitari bagian pokok berada pada tingkat energi (kulit) tertentu tanpa menyerap atau memancarkan energi. Elektron dapat berpindah dari lapisan dalam ke lapisan luar jika menyerap energi. Sebaliknya, elektron akan berpindah dari lapisan luar ke lapisan lebih dalam dengan memancarkan energi.

Tujuh langit, tujuh malaikat penjaga & tujuh amal sang hamba

Allah menciptakan tujuh malaikat sebelum Dia menciptakan langit dan bumi. Di setiap langit ada satu malaikat yang menjaga pintu.

Dari Ibnu Mubarak dan Khalid bin Ma’dan, mereka berkata kepada Mu’adz bin Jabal, “Mohon ceritakan kepada kami sebuah hadits yang telah Rasulullah ajarkan kepadamu, yang telah dihafal olehmu dan selalu diingat-ingatnya karena sangat kerasnya hadits tersebut dan sangat halus serta dalamnya makna ungkapannya. Hadits manakah yang engkau anggap sebagai hadits terpenting?”

Mu’adz menjawab, “Baiklah, akan aku ceritakan…” Tiba-tiba Mu’adz menangis tersedu-sedu. Lama sekali tangisannya itu, hingga beberapa saat kemudian baru terdiam. Beliau kemudian berkata, “Emh, sungguh aku rindu sekali kepada Rasulullah. Ingin sekali aku bersua kembali dengan beliau…”. Kemudian Mu’adz melanjutkan:

Suatu hari ketika aku menghadap Rasulullah Saw. yang suci, saat itu beliau tengah menunggangi untanya. Nabi kemudian menyuruhku untuk turut naik bersama beliau di belakangnya. Aku pun menaiki unta tersebut di belakang beliau. Kemudian aku melihat Rasulullah menengadah ke langit dan bersabda, “Segala kesyukuran hanyalah diperuntukkan bagi Allah yang telah menetapkan kepada setiap ciptaan-Nya apa-apa yang Dia kehendaki. 

Muballig yang Amanah


Salah seorang kawan bercerita kepada saya tentang seorang Mubaligh yang terlibat baku hantam dengan seorang  imam masjid di suatu kampung di sudut kota Jakarta. Cerita ini berawal ketika seorang Mubaligh yang diundang menjadi penceramah pada peringatan Maulid nabi Muhammad SAW . Ketika sedang berceramah ada salah seorang Jamaah yang tiba tiba nyeletuk, maka sang Mubalighpun tersinggung spontan memaki Jamaah tersebut dengan kata kata yang kurang Pantas di ucapkan seorang Mubaligh dan mengusir jamaah tersebut. Dan ternyata Jamaah yang dimaki maki serta diusir tersebut adalah Seorang Imam Masjid. Rupanya peristiwa tersebut berbuntut panjang hingga akhirnya terlibat baku hantam yang ditonton warga .
Cerita tersebut tidak jauh berbeda dengan apa yang pernah terjadi di jawa barat , seorang Khotib Masjid yang di lempari Sandal oleh Jamaah ketika menyampaikan khutbah Jumat, hal tersebut berkaitan dengan isi khutbah yang menyinggung para ulama .
Siapapun bisa menjadi Mubaligh untuk menyampaikan Risalah Islam namun seorang Mubaligh belum tentu seorang ulama. Penyampain Materi yang yang terkadang disampaikan seorang Mubaligh menimbulkan ketersinggungan pihak lain. Hal ini dibutuhkan kerarifan seorang Mubaligh untuk menyampaikan materi yang santun yang tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. Muballigh adalah seorang juru da’wah yang berusaha meneruskan dan melestarikan ajaran Islam dengan jalan meningkatkan pengertian, kesadaran, penghayatan dan pengamalan ajaran Islam di tengah-tengah masyarakat. Ajaran agama Islam tersebut merupakan tuntunan Allah swt yang membawa keselamatan dan kebahagiaan bagi ummat manusia, jasmaniah dan rohaniah, di dunia dan di akhirat.
Da’wah Islamiah merupakan tugas mulia yang dipikul oleh ummat, khususnya para muballigh, ulama, khatib dan guru yang bertujuan untuk mengajak manusia kepada kebaikan, amar ma’ruf dan nahi munkar, dengan menggunakan metode pendekatan hikmah, maui’dzah hasanah dan mujadalah billatii hiya ahsan .
Mubaligh yang di jadikan profesi tentu akan mengurangi nilai dari dakwah islam itu sendiri. Mubaligh tersebut  memilki kemampuan berbicara dan sangat menarik perhatian serta pandai membaca situasi . Materi yang di sampaikan terkadang hanya terbatas tidak sempat dikembangkan saking larisnya. Dan tentunya karena Mubaligh dijadikan profesi ada Fee yang harus dibayarkan sebagai ganti transfortasi. Karena Mubaligh hanya dijadikan profesi maka hanya menunggu di panggil atau dundang dalam suatu acara tertentu. Saya jadi teringat ucapan guru saya ” Ilmu membutuhkan kepada Amal” Amal membutuhkan kepada Keihklasan” Dan Keihklasan membutuhkan kepada Nur ( Hati yang bersih ) ”  Bila seorang Mubaligh memiliki keihlasan dan kebersihan hati  tentu apa yang disampaikan akan membekas ( Atsar ) di hati para jamaah dan dapat memberikan keberkahan terhadap apa yang disampaikan. Keikhlasan dalam berdakwah juga akan membuahkan hasil walaupun orang itu sudah meninggal dunia. Mubaligh yang di jadikan pr0fesi akan tampil sesuai dengan permintaan baik berkaitan dengan politik maupun dukungan pengerahan massa, hal ini yang akan menodai dari nilai Dakwah islamiah itu sendiri. Kita harus mencontoh para Ulama Ulama Salafus Sholeh bagaimana mereka menyampaikan risalah dakwah dengan hati yang ikhlas , mereka para Ulama  mengarahkan seluruh perkataan, perbuatan, dan jihadnya hanya untuk Allah, mengharap ridha-Nya, dan kebaikan pahala-Nya tanpa melihat pada kekayaan dunia, tampilan, kedudukan, sebutan, kemajuan atau kemunduran. Dengan demikian Muballigh menjadi tentara fikrah dan akidah, bukan tentara dunia dan kepentingan. Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya, Muballigh yang berkarakter seperti itulah yang punya semboyan ‘Allahu Ghayaatunaa‘, Allah tujuan kami.

AL HABIB UMAR BIN ABDURRAHMAN AL ATHOS


Kita tentu tidak asing lagi dengan Raatib Al athos yang selalu di baca baik itu di majlis-majlis ta’lim maupun di amalkan secara individu. Rotib AL athos adalah susunan dzikir yang disusun oleh Habib Umar bin Abdurrahman Alathos. Beliau adalah seorang ulama besar yang lahir di Hadro maut Yaman pada tahun 992 H atau 1572 M Di kota Isnat. Ayah beliau bernama Al habib Abdurrahman bin aqil dan Ibunya bernama syarifah Muznah binti Muhammad Al jufri. Karamah kewalian Habib Umar bin abdurrahman Al athos sudah nampak sejak beliau dalam kandungan ibunya ,janin tersebut bersin dan tentu ini adalah sesuatu diluar kebiasaan manusia pada umumnya dan hingga beliau mendapat gelar “Al athos { orang yang bersin }. Sejak kecil beliau sudah mengalami kebutaan namun tidak mengurangi semangat beliau dalam menuntut ilmu. Beliau belajar dari ayahnya dan ulama-ulama setempat lainnya seperti Syeck Umar bin isa,Syeck abu bakar bin salim dan Habib Husein bin syech abubakar bin salim.beliu juga membuka taklim dengan mengajarkan ilmu agama. Dakwahnya pun menyebar ke segenap penjuru Hadramaut.
Belakangan ia dikenal sebagai seorang sufi yang banyak menguasai ilmu lahir dan batin, pengayom anak yatim piatu, janda, dan fakir miskin. Siang mengajar, malamnya ia gunakan untuk melakukan riyadhah, beribadah, bermunajat kepada Allah SWT, dan sangat jarang tidur.
Sebagai ulama besar dan sufi, Habib Umar dikenal dengan beberapa karamahnya. Ia sangat termasyhur, bahkan sampai ke negari Cina. Suatu hari, salah seorang anak Habib Abdurrahman melawat ke Cina. Di sana ia bertemu seorang sufi yang memberi salam dan hormat, padahal ia tidak mengenalnya.
”Bagaimana engkau mengenalku, padahal kita belum pernah berjumpa?” tanyanya.
”Bagaimana aku tidak mengenal engkau? Ayahmu, Habib Umar bin Abdurrahman Al-Atthas, adalah guru kami, dan kami sangat menghormatinya. Habib Umar sering datang ke negeri kami dan ia sangat terkenal di negeri ini,” jawab sufi tersebut. Padahal jarak antara Hadramaut dan Cina sangat jauh, namun Habib Umar telah berdakwah sampai ke sana.
Syekh Muhammad Baqais, salah seorang muridnya, bercerita, ”Satu kali Habib Umar mendamaikan beberapa suku yang berperang sampai berkali-kali. Tapi, tetap saja ia tidak mendapatkan tanggapan baik. Karena itu beliau pun melemparkan biji tasbihnya kepada mereka. Dengan izin Allah biji tasbih itu menjadi ular. Barulah mereka sadar dan mohon maaf.”
Nama Habib Umar tak bisa dipisahkan dari karya agung yang diberinya judul ‘Azizul Manal wa Fathu Babil Wishal, alias “Anugerah nan Agung dan Pembuka Pintu Tujuan” – yang di belakang hari sangat terkenal sebagai Ratib Al-Atthas. Habib Umar sendiri berwasiat, “Rahasia dan hikmah telah kutitipkan di dalam ratib itu.”
Melindungi Kota
Menurut Habib Abdurrahman Al-Habsyi (Kwitang, Jakarta Pusat), Ratib Al-Aththas lebih tua dibanding Ratib Al-Haddad. Ratib Al-Haddad disusun pada 1071 H/1651 M oleh Habib Abdullah Al-Haddad, atau sekitar 350 tahun lalu, sedang Ratib Al-Atthas disusun jauh sebelumnya. Ada beberapa wirid atau doa yang tidak ada dalam Ratib Al-Atthas tapi terdapat dalam Ratib Al-Haddad, demikian pula sebaliknya. Namun, seperti ratib-ratib yang lain, keduanya tetap mengacu pada doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Ratib Al-Atthas biasa dibaca usai salat Magrib, tapi boleh juga dibaca setiap pagi, siang, atau tengah malam. Bisa dibaca sendiri atau secara berjemaah. Manfaat ratib ini sangat besar. Bahkan ada sebagian ulama yang mengatakan, dengan membaca Ratib Al-Atthas atau Ratib Al-Haddad setiap malam, Allah SWT akan menjaga dan memelihara seluruh penghuni kota tempat tinggal kita, menganugerahkan kesehatan, dan mengucurkan rezeki-Nya kepada segenap penduduk.
Dalam keadaan sangat khusus dan mendesak, ratib tersebut bisa dibaca tujuh hingga 41 kali berturut-turut. Pendapat ini mengacu pada beberapa hadis Rasulullah SAW tentang manfaat istigfar dan doa-doa lainnya. Sebab, dalam ratib-ratib tersebut antara lain terdapat selawat, tahlil, tasbih, tahmid, dan istigfar.
Begitu hebat fadilah atau keutamaan ratib-ratib itu, hingga Habib Husein bin Abdullah bin Muhammad bin Muhsin bin Husein Al-Atthas menyatakan bahwa mereka yang mengamalkan ratib tersebut tidak akan terluka jika pada suatu hari terpatuk ular. “Orang yang biasa mengamalkan ratib-ratib itu tidak akan merasa takut, ia akan selamat dari segala yang ditakuti,” katanya.
Betapa hormat para ulama kepada Habib Umar bin Abdurrahman Al-Atthas. Tergambar ketika suatu hari seorang ulama, Syekh Salim bin Ali, mengunjungi Imam Masjidilharam, Habib Muhammad bin Alwi Assegaf, dan menyampaikan salam dari Habib Umar. Seketika itu juga Habib Muhammad pun menundukan kepala sejenak, lalu katanya, ”Layaklah setiap orang menundukkan kepala kepada Habib Umar. Demi Allah, saya mendengar suara gemuruh di langit untuk menghormati beliau. Sementara di bawah langit ini tidak ada orang lebih utama daripada beliau.”
Habib Umar bin Abdurrahman Al-Atthas wafat pada 23 Rabiulakhir 1072 H/1652 M, dan jenazahnya dimakamkan di Desa Nafhun dekat Huraidhoh Hadromaut yaman.

PERINGKAT IMAN

PERINGKAT IMAN
Iman antara satu orang dengan seorang yang lain tidak sama. Ulama Islam telah membagi iman menjadi 5 peringkat :

1. Iman Taqlid
2. Iman Ilmu
3. Iman 'Ayan
4. Iman Hak
5. Iman Hakikat

Iman Taqlid

1. Iman Taqlid adalah iman ikut-ikutan, yaitu orang yang beriman dengan semua rukun iman tetapi hanya ikut-ikutan saja.
Pegangan Islamnya tidak kuat, prinsip Islamnya tidak kukuh. Dia tidak memiliki alasan yang kuat mengapa ia beriman. Kalau ditanya, "Apa bukti wujudnya Allah ?" Dia hanya mampu menjawab, "Saya mendengar orang berkata ada, maka saya pun mengatakan ada".
2. Sandaran keyakinannya pada orang lain, dia tidak memiliki dalil 'aqli maupun naqli (dalil akal atau dalil Al Quran) untuk membuktikan keyakinannya pada rukun iman.
3. Mayoritas umat Islam hari ini, baik berpangkat atau tidak, miskin atau kaya, bodoh atau bijak, adalah orang-orang yang beriman taqlid. Mereka yang beragama Islam karena secara kebetulan dilahirkan dari ibu dan bapak yang beragama Islam. Keyakinan mereka kepada Allah hanya karena kebiasaan sejak lahir.
4. Mereka lebih tahu tentang anatomi seekor kuman yang sangat kecil, daripada Allah Yang Maha Besar. Mereka lebih mahir tentang bentuk bumi yang sulit dan rumit daripasa suasana kiamat yang dahsyat. Mereka lebih yakin dengan teori sains daripada janji-janji Allah yang terkandung dalam Al Quran dan Hadist.
5. Sifat orang yang beriman taqlid terhadap agama Islam seperti daun kering yang ditiup angin kesana-kemari. Mereka tidak dapat mengawal keyakinan nafsu yang liar, juga tidak sanggup berhadapan dengan ujian.

Menurut dalil yang paling jelas, iman taqlid ini tidak sah. Segala amal ibadah orang yang beriman taqlid tertolak dan tidak mendapat pahala di sisi Allah. Bila iman seseorang ini tidak diterima, seluruh amalannya tidak akan diterima. Kalau orang ini mati dalam keadaan taqlid tanpa berniat menuntut ilmu dan menambah iman, maka mati sebagai orang kafir dan kekal di dalam Neraka. Tetapi Allah memberi maaf kepada orang yang terlalu bodoh, walaupun telah belajar sungguh-sungguh tapi masih tidak dapat. Ada ulama yang mengatakan iman taqlid bagi orang seperti itu, dengan syarat keyakinannya masih jazam.
Iman Ilmu
Iman Ilmu adalah iman yang berdasarkan ilmu, yaitu seorang yang telah mempelajari tentang Allah, malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi, hari kiamat dan lain-lain yang diwajibkan mengimaninya. Ilmu minimal yang mesti dimiliki oleh seseorang yang membolehkan berada di taraf iman ilmu adalah :

1. 20 Sifat yang wajib bagi Allah dengan dalil-dalil 'aqli (akal) dan naqli (Al Quran) secara ijmali (ringkas, tanpa kutipan yang terperinci)
2. 20 Sifat yang mustahil bagi Allah dengan dalil-dalil 'aqli dan naqli secara ijmali.
3. 1 Sifat yang mubah (boleh) bagi Allah dengan dalil-dalil 'aqli dan naqli secara ijmali.
4. 4 Sifat yang wajib bagi Rasul, 4 Sifat yang mustahil bagi Rasul dan satu sifat yang boleh bagi Rasul dengan dalil-dalil 'aqli dan naqli secara ijmali.

Kesemua sifat Allah dan Rasul yang berjumlah 50 itu diyakini dan difahami sungguh-sungguh. 50 Sifat inilah yang terkandung dalam kalimat syahadat. Inilah yang dikatakan 'aqaidul iman atau kesimpulan iman. Jika seseorang itu telah mempelajarinya, memahami dan menyakininya maka orang ini dikatakan beriman ilmu.
Sifat-sifat orang yang beriman ilmu ialah :

1. Imannya serta keyakinannya berasas dan kuat bertunjang pada akalnya.
2. Iktiqadnya disertai dengan dalil yang kuat serta pegangan yang kokoh.
3. Mereka benar-benar berada dalam fikiran tauhid yang mantap dan unggul, tidak mudah goyang dan terpengaruh dengan faham dan ideologi selain Islam.
4. Walaupun begitu, mereka tidak kuat melawan hawa nafsu dan syaitan.
5. Mereka tidak takut pada Allah dan mudah berbuat durhaka pada Allah.
6. Mereka hanya mampu mengatakan Islam tapi tidak mampu berbuat atau mengamalkannya. Mereka tidak takut dengan ayat Allah yang berbunyi :
"Wahai orang-orang yang beriman, jangan kamu perkatakan apa yang tidak kamu lakukan. Teramat besar kebencian di sisi Allah, apa yang kamu katakan tetapi tidak kamu lakukan"
[As Shaf : 2-3]

Jadi iman ilmu belum lagi dapat menyelamatkan seseorang itu dari Neraka Allah, karena imannya beru berasas di akal dan belum menjunam ke hati.
Iman Ayan
Iman Ayan, tarafnya lebih tinggi dari iman ilmu. Hasil dari latihan yang bersungguh-sungguh, orang yang beriman ilmu akan meningkat kepada iman ayan. Antara sifat orang-orang yang beriman ayan adalah :

1. Imannya bertempat di hati (jiwa), bukan lagi di pikiran sebagaimana orang beriman ilmu.
2. Hatinya senantisasa mengingati Allah. Dia senantiasa mempunyai hubungan hati dengan Allah, firman Allah :
Mereka yang senantiasa mengingati Allah dalam waktu berdiri, waktu duduk, dan waktu berbaring, dan mereka senantiasa memikirkann tenatng kejadian langit dan bumi, seraya mereka berkata, "Wahai Tuhan kami, tidak Engkau jadikan semua ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, jauhilah kami dari azab Neraka".
[Ali Imran : 191]
3. Ibadahnya khusyuk dan meresap ke hati.
4. Senantiasa merasakan kebesaran Allah di mana saja berada dan menyerah diri kepada Allah tanpa syak dan ragu, firman Allah :
"Sesungguhnya orang yang sebenarnya beriman ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya kemudian mereka tidak ragu-ragu berjihad dengan harta dan diri mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar"
[Al Hujurat : 15]
5. Hati sensitif dengan Allah. Bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka. Firman Allah :
"Bahwasanya orang Mukmin yang sebenar apabila disebut nama Allah, dan dibaca ayat-ayat Quran, bertambah iman mereka dan hanya kepada Tuhan mereka (Allah) saja mereka menyerah diri."
[Al Anfal : 2]
6. Semua perintah Allah, kecil atau besar dipatuhi dan semua larangan Allah baik sesuai atau tidak sesuai nafsunya, ditinggalkan dengan penuh kerelaan. Firman Allah :
"Kami dengar dan kami taat, mereka itulah orang-orang yang beruntung."
[An Nur : 51]
7. Terlalu sensitif dengan dosa. Sabda Rasulullah :
"Orang Mukmini itu, apabila terbuat sedikit dosa, terasa seperti gunung yang besar, yang hendak menimpa mereka."
8. Sangat berakhlak dengan Allah dan dengan manusia. Hati senantiasa merasa khusyuk, takut, terasa diawasi oleh Allah, tidak cinta dunia dll.
9. Sabar berhadapan dengan ujian-ujian hidup. Sudah mampu mengamalkan Islam dalam diri, keluarga dan masyarakat.
10. Senantiasa mendapat bantuan dan pertolongan dari Allah.
11. Tidak lama di hisab di akhirat dan mudah masuk ke syurga.

Di dalam Al Quran, Allah memuji golongan yang beriman ayan dan menamakan mereka dengan berbagai nama yang baik, diantaranya :

* Solehin (orang-orang yang baik),
* Abrar (orang-orang yang berbakti),
* Muflihun/Al faizun (orang-orang yang mendapat kemenangan),
* Ashabul Yamin (orang yang akan menerima suratan amalan dari sebelah kanan di Padang Mahsyar nanti.

Iman Haq
Iman haq adalah iman yang sebenarnya, yang dicapai sesudah iman ayan. Seseorang yang mencapai iman haq, mata hatinya melihat Allah, artinya setiap kali ia melihat kejadian, hati dan fikirannya tertumpu kepada Allah.
Sifatnya ialah :

1. Ingatannya kepada Allah bukan dibuat-buat, terasa hebat dan takut kepada Allah setiap masa. Hatinya tidak lekang dari mengingati Allah, karam atau khusyuk dengan-Nya.
2. Hati tidak terpaut dengan dunia dan tidak dapat dilalaikan oleh nafsu dan syaitan. Cintanya penuh pada Allah dan pada kehidupan akhirat.
3. Mereka diberi gelar sebagai Muqorrobin oleh Allah, yakni orang-orang yang terlalu dekat dirinya dengan Allah.
4. Kebaikan orang soleh itu dianggap satu kejahatan oleh orang-orang Muqorrobin.
5. Mereka lah yang dikenal sebagai wali Allah, karena memiliki sifat-sifat istimewa, sebagaiman firman Allah : "Sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak pernah merasa takut dan duka cita" [Yunus : 62]
6. Hati dihiasi dengan sifat-sifat mahmudah seperti zuhud, ikhlas, tawadhuk, dan lain-lain.
7. Mereka senantiasa menunaikan perintah Allah, tidak merasa gembira bila dpuji dan tidak merasa hina bila dikeji.
8. Kebahagiaan hati mereka lebih utama daripada uang. Mereka mendapat Al Jannatul 'Ajilah atau syurga yang disegerakan.
9. Mereka cinta akhirat sebagaimana orang lain mencintai dunia. Mereka inilah yang layak Allah serahkan dunia ini untuk diurus. Firman Allah :
"Sesungguhnya Allah akan wariskan bumi ini kepada orang yang soleh". [Al Anbiya : 105]

Iman Hakekat
Iman hakekat ialah peringkat iman yang tertinggi dan paling sempurna. Inilah taraf Iman yang dimiliki oleh para Rasul, Nabi, Khulafaur Rasyidin dan wali-wali besar, yaitu para kekasih Allah. Mereka akan ditempatkan oleh Allah di dalam syurga yang paling tinggi. Mereka dimasukkan ke dalam syurga tanpa melalui hisab. Hidup mereka 24 jam asyik dengan Allah. Hati mereka kekal mengingati Allah dalam tidur maupun berjaga. Setiap perbuatan mereka semua menjadi ibadah kepada Allah. Ibadah mereka hebat, solat sunat paling kurang 300 rakaat sehari semalam. Akhlak mereka terbaik dan termulia. Allah akan turunkan barakah di mana mereka berada. Merekalah golongan super-scale akhirat. Hidup di dalam Syurga Yang Maha Indah dan Maha Lezat. Allah karuniakan nikmat tersebut untuk membalas cinta dan pengorbanan mereka yang sungguh besar.
Setelah kita mengenal peringkat mana iman kita, hendaklah kita meningkatkannya hingga mencapai tingkat iman yang tinggi yang selamat sejahtera menuju Allah.

12 NEGARA YANG MENJADI PUSAT PENGEMBANGAN THORIQOT-THORIQOT ISLAM

12 NEGARA YANG MENJADI PUSAT PENGEMBANGAN THORIQOT-THORIQOT ISLAM
1 . NEGARA YUNNAN
2 . NEGARA MESIR
3 . NEGARA ALJAZAIR
4 . NEGARA LIBYA
5 . NEGARA MAROKKO
6 . NEGARA TURKI
7 . NEGARA ARAB SAUDI
8 . NEGARA IRAK
9 . NEGARA IRAN
10. NEGARA SYURIYAH
11. NEGARA INDIA
12. NEGARA INDONESIA

URUTAN NAMA2 THORIQOT/PENDIRI DAN TEMPAT

1 . AD-HAAMIYYAH IBROHIM BIN ADHAM DAMASKUS SYURIYAH
2 . AHMADIYYAH MIRZA GULAM AHMAD QHODIYAN INDIA
3 . 'ALAWIYYAH ABU ABBAS AHMAD BIN MUSTA'NIM ALJAZAIR
MUSHTHOFA AL ALAWY
4 . 'ALWAANIYYAH SYAIKH ALWAN JEDDAH SAUDI ARABIA
5 . 'AMAARIYYAH AMMAR BUSINA KONSTANTINA ALJAZAIR
6 . ASYSYAAQIYYAH HASANUDDIN ISTANBUL TURKI
7 . ASYROOFIYYAH ASYROF RUMI KHIN IZNIK TURKI
8 . BAHAAIYYAH ABDUL GHONI ADRIANOPEL NIDZINI TURKI
9 . BAHROOMIYYAH HAJJI BAHROMI ANKARA TURKI
10. BAKRIYYAH ABU BAKAR WAFA'I ALEPPO SYURIYAH
11. BIKTASYI BIKTASYI FILI KIRSHIR TURKI
12. BISTAAMIYYAH ABU YAZID ALBISTAMI JABAL BISTAM IRAN
13. GHULSYANIYYAH IBROHIM GHULSYANI KAIRO MESIR
14. HADDAADIYYAH SAYYID ABDULLOH BIN HIJAZ ARAB SAUDI
'ALAWY BIN MUH.ALHADDAD 
15. IDRIISIYYAH SAYYID AHMAD BIN IDRIS 'ASHIR ARAB SAUDI
BIN MUHAMMAD BIN ALI 
16. IGHTIBAASIYYAH SYAMSUDDIN MAGHSIYAH YUNANI
17. JALWAATIYYAH FIER UFTADY BURSA TURKI
18. JAMAALIYYAH JAMLUDDIN ISTANBUL TURKI
19. KUBROOWIYYAH NAJMUDDIN KHUROSAN IRAN
20. QODIRIYYAH ABDUL QODIR AL JAILANI BAGHDAD IRAK
21. KHOLWAATIYYAH UMAR AL KHOLWATY KASYIRI TURKI
22. MAULAWIYYAH JALALUDDIN RUMI KUNYA ANATHOLIA
23. MUROODIYYAH MUROD SYAMI ISTANBUL TURKI
24. NAQSYABANDIYYAH MUHAMMAD BIN QOSRI ARIFAN TURKI
MUHAMMAD AL UWAISI AL BUKHORI NAQSYABANDI
25. NIYAAZIYYAH MUHAMMAD NIYAZ LIMNUS YUNANI
26. NI'MATULLOH SYAH WALI NI'MATULLOH KIRMAN IRAN
27. NUR BASYIYYAH MUHAMMAD NURBAH KUROSAN IRAN
28. NURUDDINIYYAH NURUDDIN ISTANBUL TURKI
29. RIFAA'IYYAH SAYYID AHMAD AR RIFA'I BAGHDAD IRAK
30. SA'DIYYAH SA'ADUDDIN JIBAWI DAMASKUS SYURIYAH
31. SAFAAWIYYAH SAIFUDDIN ARDABIL IRAN
32. SANUSIYYAH SIDI MUHAMMAD BIN 'ALI TRIPOLI LIBYA
AS SANUSI
33. SAQOOTHIYYAH SIRRI SAQOTHI BAGHDAD IRAK
34. SHIDDIQIYYAH KY.MUCHTAR MU'THI JOMBANG INDONESIA
35. SANAN UMMIYYAH ALIM SINAN UMMI AL WALI TURKI
36. SUHROWARDIYYAH ABU NAJIB SUHROWARDI dan BAGHDAD IRAK
SYIHABUDDIN ABU HAFSHIN UMAR
BIN ABDULLOH SUHROWARDI
37. SUNBULIYYAH SUNBUL YUSUF BULAWY ISTANBUL TURKI
38. SYAMSIYYAH SYAMSUDDIN MADINAH ARAB SAUDI
39. SYATTAARIYYAH ABDULLOH SYATTAR SYAHTOR INDIA
40. SYAADZILIYYAH ABU HASAN 'ALI ASY SYADZALI MEKKAH ARAB SAUDI
41. TIJAANIYYAH ABUL ABBAS AHMAD BIN FEZ MAROKKO
MUHAMMAD TIJANI
42. UM SUNANIYYAH SYAIKH UM SUNAN ISTANBUL TURKI
43. WAHAABIYYAH MUHAMMAD BIN ABDUL ARAB SAUDI
WAHAB NEJED 
44. ZAINIYYAH ZAINUDDIN KUFAH IRAK